Di Padukuhan Gunungsari, tepatnya di RT 05, terdapat sebuah wilayah yang sejak dahulu dikenal dengan sebutan Cemaran. Julukan ini muncul dari keberadaan pohon cemara yang pada masa lampau tumbuh cukup banyak di kawasan tersebut. Deretan pohon cemara yang menjulang itu menjadi ciri khas lingkungan, memberikan suasana teduh, sejuk, dan memiliki nilai historis bagi warga sekitar. Kehadiran pohon-pohon tersebut bahkan menjadi penanda alami yang membedakan wilayah ini dengan lingkungan lainnya.
Pada masa dulu, masyarakat sering memanfaatkan area di sekitar pohon cemara itu sebagai tempat berkumpul, beristirahat, atau sekadar berlindung dari terik matahari. Suasana rindang yang diciptakan pepohonan tersebut membuat wilayah Cemaran memiliki daya tarik tersendiri. Namun seiring perkembangan pemukiman dan perubahan kondisi lingkungan, keberadaan pohon cemara perlahan hilang. Hingga sekarang, pohon-pohon itu sudah tidak ditemukan lagi, tetapi nama Cemaran tetap melekat sebagai identitas kawasan tersebut.
Secara letak geografis, wilayah Cemaran berada di bagian utara Kalurahan, menjadikannya area yang mudah dikenali oleh masyarakat sekitar. Walaupun pohon cemara yang menjadi asal-usul namanya telah tiada, sejarah dan kenangannya masih hidup dalam ingatan warga. Nama Cemaran menjadi penanda ruang yang mengingatkan pada masa ketika pohon cemara pernah menjadi simbol kesejukan dan kedekatan masyarakat dengan alam di wilayah tersebut.
