Headlines

Warisan Budaya Benda

August 8, 2025

DAPOBUD-OPK: Warisan Budaya Benda,

Beberapa warisan budaya benda yang menjadi bukti nyata sejarah dan spiritualitas.

1. Candi Barong merupakan sebuah candi Hindu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang diperkirakan dibangun pada abad ke-9 hingga abad ke-10 Masehi. Bangunan candi ini menghadap ke arah barat dan terdiri dari dua candi utama yang berdiri berdampingan, dilengkapi dengan halaman yang cukup luas. Fungsi utama candi ini adalah sebagai tempat pemujaan Dewa Wisnu, salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Candi Barong terletak di wilayah Sumberwatu dan saat ini pengelolaannya berada di bawah BPCB DIY bersama Pemerintah Daerah DIY.

2. Candi Dawangsari adalah situs percandian Buddha yang diperkirakan berasal dari abad ke-8 hingga ke-9 Masehi. Meskipun struktur utama candi ini belum utuh atau lengkap, masih terdapat beberapa sisa stupa dan batuan candi yang menandakan fungsi religiusnya sebagai tempat meditasi dan pemujaan dalam tradisi Buddha. Situs ini juga berada di Sumberwatu dan dikelola oleh BPCB DIY bersama Pemda DIY.

3. Candi Miri adalah sebuah candi Hindu yang berdiri di atas sebuah bukit dengan struktur tunggal sebagai bangunan utama. Di sekitar candi ini terdapat sejumlah batu candi yang tersebar, menunjukkan bahwa kawasan ini dulunya merupakan pusat pemujaan. Letak candi yang berada di tempat tinggi menunjukkan bahwa tempat ini dianggap sakral dan digunakan untuk pemujaan dewa-dewa Hindu. Candi Miri berada di Dawangsari dan pengelolaannya oleh BPCB DIY dan Pemda DIY.

4. Arca Ganesha adalah sebuah arca yang menggambarkan Dewa Ganesha, sosok yang melambangkan ilmu pengetahuan dan menjadi pelindung bagi umat Hindu. Arca ini ditemukan di sekitar situs percandian dan menjadi bagian penting dari peninggalan budaya Hindu di kawasan tersebut. Arca ini berada di sekitar situs Candi Miri dan merupakan koleksi lapangan BPCB DIY.

5. Sendang Mari Kangen adalah sebuah sendang atau mata air yang dipercaya memiliki nilai spiritual dan religius tinggi oleh masyarakat sekitar. Sendang ini menjadi bagian dari tradisi nyadran atau ritual bersih sendang yang dilakukan oleh warga sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian alam. Sendang ini sangat dikeramatkan oleh masyarakat dan menjadi simbol penting dalam pelestarian lingkungan di Padukuhan Nglengkong.

6. Embung Dawangsari merupakan sebuah embung buatan yang berfungsi untuk konservasi air dan juga dimanfaatkan sebagai tempat wisata serta edukasi lingkungan. Embung ini dilengkapi dengan taman dan panggung terbuka yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan komunitas dan acara budaya. Embung Dawangsari terletak di Dusun Dawangsari dan dikelola oleh Pemda DIY melalui Dinas Pekerjaan Umum.

7. Arca Gupolo adalah sebuah arca besar yang dipercaya sebagai penjaga dari Candi Ijo. Arca ini memiliki ekspresi wajah yang keras dan khas, melambangkan kekuatan serta perlindungan terhadap tempat suci. Arca Gupolo terletak dekat Candi Ijo dan saat ini dikelola oleh BPCB DIY.

8. Situs Tinjon adalah kawasan batuan kuno dan tanah tinggi yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai tempat pemujaan atau semedi pada masa lampau. Situs ini memiliki potensi arkeologis yang tinggi, namun belum dilakukan penggalian atau penelitian secara menyeluruh. Situs Tinjon terletak di Sambirejo dan pengelolaannya dilakukan oleh warga setempat bersama Dinas Kebudayaan.

9.Watu Tapak adalah sebuah batu besar yang memiliki jejak menyerupai tapak kaki manusia. Batu ini dihormati oleh masyarakat sekitar dan dikaitkan dengan tokoh spiritual lokal sebagai bagian dari warisan budaya spiritual. Watu Tapak terletak di Sambirejo dan dijaga oleh warga serta tokoh adat setempat.

10. Candi Ijo adalah sebuah candi Hindu yang berdiri di atas perbukitan tertinggi di Yogyakarta. Dibangun sekitar abad ke-9 Masehi, candi ini digunakan sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa dan dewa-dewa Hindu lainnya. Kompleks candi Ijo terdiri dari candi utama dan beberapa candi perwara yang masih dalam kondisi utuh. Lokasinya berada di Bukit Ijo, Sambirejo, dan pengelolaannya dilakukan oleh BPCB DIY bersama Pemda DIY.

11. Gua Nepen adalah gua alami yang pernah digunakan sebagai tempat pertapaan oleh tokoh-tokoh spiritual atau digunakan untuk aktivitas religius lokal. Gua ini berada dalam kondisi alami dan letaknya tersembunyi, sehingga masih terjaga keasliannya. Gua Nepen terletak di Dusun Nepen dan dikelola oleh warga serta kalurahan setempat.

12. Petilasan Kyai Poleng adalah sebuah tempat yang dipercaya sebagai lokasi semedi atau muksa dari Kyai Poleng, seorang tokoh spiritual yang dikenal sebagai penyebar agama dan budaya di wilayah tersebut. Petilasan ini menjadi tempat ziarah dan penghormatan oleh masyarakat lokal. Tempat ini berada di Sambirejo dan dikelola oleh tokoh adat bersama warga setempat.

13. Situs Sumur Bandung adalah sebuah sumur tua yang tidak pernah kering dan dianggap keramat oleh warga sekitar. Sumur ini dipercayai memiliki kekuatan spiritual dan sering dikunjungi oleh masyarakat dalam berbagai ritual adat dan keagamaan. Situs ini berada di Dusun Bandung, Sambirejo, dan dikelola oleh warga sekitar sebagai bagian dari warisan budaya mereka.